Tahun 2024 merupakan tahun yang istimewa bagi SD Negeri Kasihan dimana tahun 2024 ini SD Negeri kasihan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti omba PJAS Aman. PJAS yaitu Pangan Jajan Anak Sekolah yang aman. Dalam kesempatan ini SDNegeri kesihan mendaatkan peringkat atau juara 1 di tingkat DIY sehingga berkesempatan kembali untuk maju di tingkat Nasional.
Dengan adanya kesempatan yang sangat istimewa ini tentunya ada beberapa hal yang harus dan wajib dilaksanakan saalah satunya yaitu penguatan kader keamanan pangan SD Negeri Kasihan. Penguatan kader ini dibersami langsung oleh Bupati Bantul Bapak Abdul Halim. Selain itu juga SD Negeri Kasihan mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Bantul, BPOM DIY, Dinas Pendidikan Bantul, Puskesmas, Kapanewon, dan kelurahan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2024. SD Negeri Kasihan tentunya mendapatkan bekal yang banyak dari pihak-pihak yang sangat mendukung kader-kader keamanan pangan dan bermanfaat bagi SD Negeri Kasihan.
Dalam sosialisasi ini, siswa dikenalkan pada prinsip dasar keamanan pangan, seperti mengenali makanan yang sehat, menghindari jajanan yang mengandung bahan berbahaya, pentingnya kebersihan tangan sebelum makan, serta bagaimana cara memilih makanan bergizi. Selain siswa, kader keamanan pangan dari unsur guru, orang tua, dan siswa juga dibekali pemahaman dan keterampilan dalam mengedukasi lingkungan sekitar mereka tentang pentingnya konsumsi pangan yang aman, sehat, dan bergizi.
Kegiatan ini selaras dengan tujuan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) yang menekankan pentingnya membentuk keluarga sehat dan berkualitas. Pangan yang aman dan sehat merupakan fondasi utama untuk mewujudkan keluarga yang kuat secara fisik dan mental. Sosialisasi ini juga memperkuat peran Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), yaitu sekolah yang menanamkan kesadaran akan isu-isu kependudukan, termasuk kesehatan, gizi, dan ketahanan keluarga, sejak dini.
Dengan mengintegrasikan keamanan pangan dalam pendidikan kependudukan, sekolah tidak hanya membentuk anak-anak yang cerdas secara akademik, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap kesehatan dirinya, keluarga, dan lingkungannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk kader-kader kecil yang menjadi duta keamanan pangan di lingkungan sekolah dan keluarga. Mereka tumbuh menjadi anak-anak yang tidak hanya paham pentingnya makanan sehat, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan menuju gaya hidup sehat dan keluarga yang berkualitas.



