Sosialisasi PJAS (Pangan Jajanan Aman Sekolah) di Tingkat Pedukuhan dilaksanakan pada hari Selasa, 3 Januari 2023
Pukul 16.00 di Kediaman Bapak Dukuh Linggar Setiawan.
Sasaran kegiatan ini ditujukan untuk anggota PKK pedukuhan kasihan. Sejumlah kurang lebih 70 anggota yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Tujuan kegiatan penyuluhan PJAS Aman SD Kasihan kepada kelompok PKK Pedukuhan Kasihan yang tentunya mengedukasi tentang pentingnya memilih pangan yang aman untuk keluarga. Selain itu antara pihak sekolah dan masyarakat khususnya Ibu dapat bersinergi untuk menyediakan pangan yang aman bagi keluarga khususnya putra putrinya baik saat di rumah ataupun di sekolah.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan yang aman, sehat, dan bergizi, diadakan kegiatan Sosialisasi Keamanan Pangan (PJAS – Pangan Jajanan Anak Sekolah) di Pedukuhan Kasihan, yang melibatkan unsur masyarakat, kader kesehatan, orang tua siswa, serta perwakilan dari SD Negeri Kasihan.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, sekolah, dan lembaga kesehatan dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Melalui kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman tentang pentingnya memilih, mengolah, dan menyediakan jajanan yang aman bagi anak-anak sekolah. Materi disampaikan oleh petugas dari Puskesmas, penyuluh pangan, serta kader PKK yang telah mengikuti pelatihan keamanan pangan.

Sosialisasi ini tidak hanya berdampak pada pola konsumsi keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana). Keluarga yang sehat dimulai dari kebiasaan makan yang baik, termasuk dalam memberikan jajanan yang layak dan bergizi kepada anak-anak. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan generasi yang berkualitas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan ini juga memperkuat peran Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), di mana sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar formal, tetapi juga pusat edukasi kependudukan dan kesehatan. Melalui kerja sama lintas sektor ini, sekolah bersama masyarakat membentuk kesadaran kolektif tentang pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam menjaga mutu generasi muda, dimulai dari hal sederhana seperti pangan jajanan yang dikonsumsi sehari-hari.