








MPLS ini dilakukan selama 10 hari dengan rincian lima hari dilakukan secara klasikal melalui berbagai materi dan permainan yang dapat menstimulus kreatifitas peserta didik. Tujuannya agar dapat mewujudkan upaya Pencegahan dan Penangan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan. Sementara lima hari berikutnya dilakukan di kelas masing-masing.
Adapaun kegiatan lima hari yang dilakukan secara klasikal adalah diawali dengan upacara penyambutan peserta didik baru dengan hangat oleh kakak kelas serta Bapak. Ibu Guru dan staf karyawan. Acara dilanjut simbolis penerimaan peserta didik baru ditandai dengan pemakaian topi kepada perwakilan peserta didik kelas satu oleh guru. Kemudian disambung dengan tampilan ektrakurikuler Drumband Bahana Tirta dan Tarian daerah.
Pada hari kedua peserta didik diberi materi mengenai Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman dan materi khusus mengenai Pencegahan dan Penangan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP) oleh guru. Kemudian dilanjut pengenalan lingkungan sekolah.
Sementara hari ke tiga peserta didik diberi materi pentingnya menabung yang disampaikan oleh pegawai BANK BANTUL. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Pramuka dan pembentukan pengurus kelas.
Sedangkan hari ke empat peserta didik biberi materi tentang Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) dan disuguhi beberapa kesenian yang merupakan hasil dari ektrakurikuler di SD Kasihan yaitu tampilan angklung Gistara Sneka, dan bebera tarian daerah.
Hari ke lima yang merupakan puncak acara klasikal, peserta didik belajar mengenai penanggulangan bencana bersama Pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
