Setiap apel pagi, kami selalu mengingatkan anak-anak untuk berpenampilan rapi ke sekolah. Tidak cukup sampai di situ kami sebagai guru dan karyawan juga berkomitmen untuk berpenampilan rapi supaya menjadi teladan mereka.

Namun masih banyak kami temui anak laki-laki yang enggan memotong rambut panjangnya. Alasan yang sering disampaikan adalah tidak ada uang, lupa dan alasan-alan lain.
Setelah kami hubungi orang tuanya, ternyata memang sebagian besar anaknya tidak mau potong. Selain itu ada yang memang dipotong sedikit bagian kanan dan kirinya saja untuk mengugurkan perintah.

Akhirnya dalam rangka menyongsong milad ke 123 tahun SD Negeri Kasihan, Kepala Sekolah kami mencari solusi dalam mengatasi masalah tersebut yaitu bekerja sama dengan D’Javu Haircut Profesional. Hal ini disampaikan ke orang tua. Ternyata orang tua banyak yang menyambut baik.

Dengan rambut yang rapi dan penampilan yang bersih, peserta didik diajak memahami pentingnya merawat diri, menjaga kesehatan, serta membentuk karakter disiplin — nilai-nilai yang menjadi bagian dari kualitas penduduk yang unggul.

Lewat kegiatan ini, sekolah menanamkan pesan bahwa menjadi penduduk yang baik bukan hanya soal lahir di suatu tempat, tapi juga tentang bagaimana kita berkontribusi, dimulai dari hal kecil, seperti berpenampilan sopan dan bersih.

#sekokahsiagakependudukan#banggakencana